Jika harus memilih, mana yang akan kau pilih :
- seseorang yang sudah menjadi kekasihmu sekian lama, atau
- seseorang yang baru saja kau kenal, yang sangat cocok denganmu, sangat mampu membahagiakanmu, dan kenangan yang terukir dalam waktu singkat bersamanya lebih membekas dibanding dengan pilihan pertama.
Jika sebuah hubungan harus berakhir singkat karena "keadaan" pasti akan meninggalkan rasa penasaran yang sedemikian besar. Apalagi jika ternyata orang tersebut sangat mampu untuk membahagiakan kita.
Tapi, kalau dipikir dengan logika, mungkin tidak seperti itu.
Bagaimana kita bisa begitu yakin jika ia adalah orang yang tepat? sementara waktu yang telah dilalui masih begitu singkat.
yah.. sebenarnya waktu yang begitu singkat itu belum bisa menunjukkan bagaimana hubungan itu sebenarnya. Kenangan yang tercipta hanya kenangan baik saja, untuk yang buruknya belum sempat terlihat karena keterbatasan waktu tadi. Dalam sebuah hubungan, sifat buruk memang selalu muncul belakangan.
Jangan dulu menganggap itu cinta sejati, mungkin itu hanya rasa penasaran dan obsesi.
Hidup itu pilihan, dalam sebuah pilihan memang harus ada yang dikalahkan. Terlepas dari itu pasti akan ada pihak yang tersakiti. Hidup akan selalu memunculkan kerumitan yang senantiasa membayangi. Adalah mustahil jika kita berharap untuk bisa membahagiakan SEMUA orang.
Fokuslah pada satu titik, lakukan apa yang menurutmu baik. Seimbangkan antara perasaan dan pemikiran.
Semoga kita tidak salah jalan.






0 komentar:
Posting Komentar